MENU DISABILITAS

Jln. Syech Nawawi Al Bantani Blok Instansi Vertikal No.01 KP3B Curug Kota Serang
kanwilbanten@kemenag.go.id
Berita Umum

Moderasi Beragama Untuk Penguatan Toleransi, Kerukunan Dan Kebersamaan Umat

Moderasi Beragama untuk Penguatan Toleransi, Kerukunan dan Kebersamaan Umat


  • Kamis, 28 Feb 2019
  • 38 Views

Share this article

NULL Foto : NULL
(Inmas-Banten)  Serang, 28 Februari 2019, Sub Bagian Hukum dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten menyelenggarakan Kegiatan Penyusunan Roadmap dan Pedoman Moderasi Beragama, yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut dalam Rakernas Kementerian Agama Republik Indonesia akhir Januari lalu. Tampak didepan, kegiatan ini dihadiri oleh Narasumber dari Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Republik Indonesia Saefudin dan dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Banten Bazari Syam. Kegiatan ini mengambil tema Memperteguh Moderasi Beragama untuk penguatan toleransi, kerukunan dan kebersamaan Umat. “Moderasi beragama adalah reaksi kita terhadap terhadap kubu-kubu ekstrim kanan Radikal dan ekstrim kiri Liberal yang berusaha memecah belah Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Jangan berusaha mempertentangkan Pancasila dengan Ideologi apapun, karena kita sudah bersumpah Bertumpah Darah Satu, Berbangsa Satu, dan Menjunjung Tinggi Bahasa Persatuan, dan Bhinneka Tunggal Ika  adalah titik pijak kita ”  demikian ujar pria asal Banyumas yang duduk menjadi narasumber tersebut. Disampaikan pula untuk oleh Saefudin, bahwa kita harus membetulkan kerancuan cara berfikir tentang Pancasila dan  Bhinneka Tunggal Ika karena sudah menjadi kesepakatan Nasional. Saepudin juga mengajak Bagaimana menyiapkan anak muda agar memahami Literasi Beragama, Literasi Kedaerahan dan Literasi Modern, agar tidak muncul ekstrim-ekstrim yang dapat merusak Pluralisme Kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Agama itu adalah dasar dirumuskannya Pancasila, jangan diutak-atik karena sudah menjadi kesepakatan Nasional” ujarnya. Kakanwil dalam arahannya juga mengajak semua unsur untuk menyamakan pandangan tentang bagaimana untuk menyamakan pandangan tentang kita bergerak, menjunjung tinggi keberagaman secara Moderat, dan menjalankan Visi. Bazari juga mengajak untuk memberikan nilai-nilai dan edukasi ditengah masyarakat untuk membangun Kerukunan Umat Beragama. “Kalau mau lakukan-lakukan saja, jangan pernah mengeluh karena kesalahan-kesalahan akan membawa kita untuk lebih baik” ujarnya. Sementara itu, di tempat yang sama, Kasubbag Hukum dan KUB A Bahir Gazali berdiskusi dengan memberikan instrument Roadmap dan Pedoman Moderasi Beragama diantaranya Isu Strategis, Rencana Program, Sasaran Program dan berharap bangsa multikultural yang memiliki kekayaan budaya yang sangat besar ini tidak terjadi pertentangan. “Sebagai contoh Roadmapnya adalah Madrasah mengajak agama-agama yang lain untuk saling membantu dalam bencana, untuk mengenalkan keberagaman dalam beragama kepada siswa-siswinya” ujarnya. Tampak peserta yang hadir adalah 70 peserta perwakilan dari unsur Kepala KUA, Pokjawas, Penyuluh Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu , MGMP, PGMI, IPQ, FK2MA, K3MI, Matakin, FKDT, KKG, KKMI, yang sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut. (by)