Menggagas Keungulan Madrasah di Era Industri 4.0
Melalui Implementasi Program Bilingual
Oleh: Inti Farhati
(Pengawas Madrasah Kemenag Kota Tangsel)
A. Mengenal lebih Dekat Era Industri Abad 21 Hadirnya revolusi industri 4.0 membuat dunia kini mengalami perubahan yang semakin cepat dan kompetitif. Buah dari revolusi industri 4.0 adalah munculnya fenomena inovasi disruptif (disruptive innovation) Era disrupsi ini merupakan fenomena ketika masyarakat menggeser aktivitas-aktivitas yang awalnya dilakukan di dunia nyata, ke dunia maya. Karena era disrupsi juga dijadikan sebagai era digitalisasi, dimana seluruh aktifitas/kegiatan menggunakan daring atau media internet. Era digital ini bukan hanya berdampak pada bidang industry saja akan tetapi berdampak ke segala aspek kehidupan manusia di dunia tanpa kecuali dunia pendidikan. Dampak dari fenomena ini telah menjalar di segala bidang kehidupan. Mulai industri, ekonomi, pendidikan, politik, dan sebagainya. Fenomena ini juga telah berhasil menggeser gaya hidup (life style) dan pola pikir (mindset) masyarakat dunia. Disruptive innovation secara sederhana dapat dimaknai sebagai fenomena terganggunya para pelaku industri lama (incumbent) oleh para pelaku industri baru akibat kemudahan teknologi informasi. Renald Kasali berkesimpulan bahwa era disrupsi merupakan masa yang mengancam dan mempunyai tantangan berat pada kehidupan manusia, dan orang-orang yang tidak mampu beradaptasi dengan perubahan, tentu akan mengalami banyak kesulitan dalam mengarungi gelombang kehidupan sehari-hari yang penuh perubahan dan sarat persaingan (2018). Disrupsi teknologi melahirkan era baru Revolusi Industri 4.0 (RI 4.0) yang kemudian menjadi wacana terkini dalam inovasi dan otomatisasi di bidang teknologi dan informasi. Dalam Revolusi Industri 4.0, akan ada 9 teknologi yang akan menjadi pilar utama untuk mengembangkan sebuah industri biasa menuju industri yang siap digital. dan diantaranya adalah:
- Internet of Things (IoT)
Internet of Thing (IoT) adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia. Salah satu contoh produknya adalah jarvis yang bisa mematikan lampu saat sudah pagi hari. IoT (Internet of Things) memiliki kemampuan dalam menyambungkan dan memudahkan proses komunikasi antara mesin, perangkat, sensor, dan manusia melalui jaringan internet. Sebagai contoh kecil, apabila sebelumnya di era Revolusi Industri 3.0 kita hanya dapat mentransfer uang melalui ATM atau teller bank, saat ini kita dapat melakukan transfer uang dimana saja dan kapan saja selama kita terhubung dengan jaringan internet. Cukup dengan aplikasi yang ada di dalam gadget kita dan koneksi internet, kita dapat mengontrol aktifitas keuangan kita dimanapun dan kapanpun.
- Big Data
Big Data adalah istilah yang menggambarkan volume data yang besar, baik data yang terstruktur maupun data yang tidak terstruktur. Big Data telah digunakan dalam banyak bisnis dan dapat membantu menentukan arah bisnis. Misal, Jagoan hosting hanya akan mengirimkan email promo renewal untuk pelanggan yang memiliki jatuh tempo pembayaran. Big data adalah seluruh informasi yang tersimpan di cloud computing. Analitik data besar dan komputasi awan, akan membantu deteksi dini cacat dan kegagalan produksi, sehingga memungkinkan pencegahan atau peningkatan produktivitas dan kualitas suatu produk berdasarkan data yang terekam. Hal ini dapat terjadi karena adanya analisis data besar dengan sistem 6c, yaitu connection, cyber, content/context, community, dan customization.
- Argumented Reality
Argumented Reality (AR), adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.
- Cyber Security
Cyber security adalah upaya untuk melindungi informasi dari adanya cyber attack. Cyberattack dalam operasi informasi adalah semua jenis tindakan yang sengaja dilakukan untuk mengganggu kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersedian (availability) informasi. Misal, Jagoan Hosting yang memberikan fitur SSL Certificate, Bit Ninja, Dan Firewall di setiap paket hosting untuk melindungi data pelangan dari serangan hacker.
- Artifical Intelegence
Artificial Intelegence merupakan sebuah teknologi komputer atau mesin yang memiliki kecerdasan layaknya manusia. Dan bisa diatur sesuai keinginan manusia. Fungsi utama dari AI adalah kemampuannya untuk mempelajari data yang diterima secara berkesinambungan. Semakin banyak data yang diterima dan dianalisis, semakin baik pula AI dalam membuat prediksi.
- Addictive Manufacturing
Additive manufacturing merupakan terobosan baru di industri manufaktur yang sering dikenal menggunakan printer 3D.Dalam era digital saat ini, gambar desain digital yang telah dibuat dapat diwujudkan menjadi benda nyata dengan ukuran dan bentuk yang sama dengan desain sebenarnya atau dengan skala tertentu.
- Sistem Integrasi (Interation System )
Sistem integrasi atau integrated system merupakan rangkaian yang menghubungkan beberapa sistem bagi secara fisik maupun fungsional. Sistem ini akan menggabungkan komponen sub sistem dalam satu sistem yang menjamin setiap fungsi dapat berfungsi sebagai kesatuan dari sebuah sistem.
- Cloud Computing
Komputasi awan (cloud computing) adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi, di mana pengguna komputer diberikan hak akses (login) mengakses server virtual untuk bisa konfigurasi server melalui internet. Seperti jagoan Hosting yang menyediakan server virteori agar bisa digunakan untuk membuat website online untuk diakses user di internet.
B. Program Biliungual di Madrasah dan Era Industri 4.0 Tantangan dunia madrasah pada era revolusi industri 4.0 ini bukan lagi hanya berbicara pada masalah klasik yaitu pemerataan dan pemenuhan akses, sarana prasarana madrasah tetapi juga berbicara mutu lulusan yang mampu bersaing dengan tuntutan perkembangan zaman . para pendidik di madrasah dituntut untuk bisa beradaptasi dengan zaman, dituntut menguasai lebih duluan teknologoi agar dapat menyesuaikan dengan peserta didik, jangan sampai peserta didik sudah berada pada revolusi industry 3.0 sementara pendidik masih seputar revolusi industry 2.0, peserta didik sudah memasuki era digital 4.0 sedangkan guru masih bergelut pada era 3.0 kalau sudah situasi demikian yang terjadi maka dipastikan pincang sehingga titik temu antara guru dengan peserta didik tidak akan ada. Meskipun perkembangan dunia madrasah belum bisa secara optimal mengikuti kecepatan akibat revolusi industri tersebut tetapi salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 ini adalah melalui peningkatan kualitas madrasah agar memiliki branding disbanding lembega pendidikan lain yang sejenis salah satu upaya yang dilakukan penguasaan Teknologi informasi (TI) serta optimalisasi kemmapuan bahasa Inggris bagi siswa guru dan semua warga madrasah agar mereka mampu berkomunikasi dengan baik menggunakan bahasa yang digunakan di dunia global yaitu bahasa Jnggris Jika dua kemmapuan ini tidak segera direspon oleh warga madrasah maka ia akan tertinggal semakin jauh dalam menghadapi era digital yang setiap saat terus berkembang dengan pesat Madrasah yang menginginkan eksistensi dan branding dalam kompetisi global harus mempersiapkan mental dan skill agar memiliki keunggulan persaingan (competitive advantage) di tengah persaingan ketat antar lembaga. Madrasah yang tidak mampu menampilkan keungulan persaiungan maka ia akan menjadi lembaga yang tidak hanya dijauhi namun juga tidak memiliki tempat di hati masyarakat milenial seperti sekarang ini. Salah satu cara yang bisa dilakukan lembaga madrasah agar menjadi institusi yang unggul adalah meningkatkan kemampuan literasi dan komunikasi dengan menerapkan sebuah program yang disebut dengan program bilingual Pengertian bilingual dalam kamus bahasa Indonesia adalah mampu atau biasa memakai dua bahasa. Dwi bahasa adalah kemampuan menggunakan dua bahasa. Staton, Thomas F. berpendapat bahwa Dalam bahasa Inggris bi berarti dua. Contoh kosa kata dalam Bahasa Inggris yang menggunakan awalan bi untuk menggambarkan penggabungan dua buah benda atau hal antara lain: bicycle, binoculars, dan bilateral. Jadi, belajar di sekolah bilingual adalah belajar dengan menggunakan dua buah bahasa. Hal ini bukan berarti belajar bahasa Inggris semata tetapi menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia untuk mempelajari sebuah kurikulum.. Dengan demikian, bilingual berarti pemakaian dua bahasa secara bergantian baik secara produktif maupun reseptif oleh individu atau oleh masyarakat. Program bilingual di madrasah yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris seabagai bahasa dunia global menjadi satu elemen yang penting bagi kemajuan madrasah pada era saat ini dan kemampuan ini seharusnya menjadi priorotas penting sebagai salah satu tuntutan generasi muda milinial agar mampu mengintensifkan pelajaran Bahasa Inggris, Statistik, dan Koding, sebagai hal mutlak untuk dikuasai oleh SDM industri agar mampu bersaing di era Industry 4.0 Dengan menerapkan program biliungual akan mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan berkomunikasi yang dimiliki peserta didik. Sehingga mereka mampu bekerjasama dan berkolaborasi dalam melakukan kreasi dan inovasi dengan pihak lain sesuai dengan bidangnya Dengan level kompetensi yang tinggi di bidang bahasa Inggris diharapkanout put lulusan memiliki rasa percaya diri (self estem) yang merupakan modal yang sangat dibutuhkan untuk kita masuk abad 21 dan menguasai akan bergaul dalam era industri 4.0, Penerapan program bilingual dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas dan prefesionalisme guru, pengembangan kurikulum program bilingual yang dinamis, peningkatan sarana dan prasarana serta pemenuhan teknologi pembelajaran bahasa Inggris yang, mutakhir sesuai dengan tuntutan era industry abad 21. (*)